Honda Monkey Gorilla Perbandingan Motor Ikonik dari Honda

Honda Monkey Gorilla Perbandingan Motor Ikonik dari Honda

Smallest Font
Largest Font

Dunia otomotif roda dua selalu memiliki tempat spesial bagi kendaraan unik yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai simbol gaya hidup dan hobi. Salah satu fenomena paling menarik dalam sejarah industri motor adalah kehadiran honda monkey gorilla. Kedua motor mini ini berasal dari keluarga yang sama, yaitu Honda Z-Series, namun keduanya menawarkan karakteristik yang sangat kontras meskipun berbagi basis mesin yang serupa. Sejak kemunculannya di era 1960-an, popularitas motor mungil ini tidak pernah pudar, bahkan terus meningkat di kalangan kolektor papan atas.

Memahami honda monkey gorilla memerlukan perspektif yang lebih dalam daripada sekadar melihat ukurannya yang kecil. Bagi para antusias, motor ini adalah karya seni mekanis yang merepresentasikan inovasi Honda dalam memaksimalkan ruang dan fungsionalitas. Meskipun sering dianggap sebagai mainan dewasa, ketangguhan mesin dan presisi rancang bangunnya membuktikan bahwa Honda tidak pernah main-main dalam memproduksi setiap unitnya. Artikel ini akan membedah secara mendalam setiap detail, mulai dari sejarah, perbedaan teknis, hingga nilai investasi yang terkandung di dalam kedua unit legendaris ini.

Sejarah dan Evolusi Honda Z50 Series

Asal usul honda monkey gorilla bermula dari sebuah wahana di taman bermain Tama Tech di Jepang pada tahun 1961. Saat itu, Honda menciptakan motor kecil bernama Z100 untuk anak-anak, namun ternyata orang dewasa pun sangat menikmatinya. Karena gaya berkendara orang dewasa yang terlihat lucu saat menunggangi motor kecil tersebut mirip dengan seekor monyet, maka julukan “Monkey” pun lahir secara alami. Keberhasilan ini mendorong Honda untuk memproduksi versi legal jalan raya yang dikenal sebagai Z50M pada tahun 1967.

Namun, kebutuhan pasar mulai berkembang. Pengguna menginginkan motor mini yang bisa menempuh jarak lebih jauh tanpa sering mengisi bahan bakar. Maka pada tahun 1978, lahirlah varian yang lebih kekar dan tangguh yang diberi nama Gorilla. Berbeda dengan Monkey yang dirancang untuk kepraktisan masuk ke bagasi mobil (dengan setang lipat), Gorilla dirancang sebagai “mini tourer” yang siap menjelajah lebih jauh dengan kapasitas tangki yang jauh lebih besar. Nama Gorilla dipilih untuk merepresentasikan posturnya yang lebih tegap dan berisi dibandingkan saudaranya.

Sejarah perkembangan motor mini Honda Z50 series
Evolusi desain dari Honda Z50 series yang melahirkan varian Monkey dan Gorilla di pasar global.

Perbedaan Utama Desain dan Ergonomi

Secara visual, perbedaan antara honda monkey gorilla sangat mudah dikenali jika Anda tahu apa yang harus dicari. Perbedaan paling mencolok terletak pada tangki bahan bakar. Honda Monkey memiliki tangki yang ramping dan kecil, biasanya hanya berkapasitas sekitar 4 hingga 5 liter. Sebaliknya, Honda Gorilla dilengkapi dengan tangki “gemuk” berkapasitas 9 liter, yang memberikan kesan motor ini lebih berotot dan besar dari sisi tampilan depan.

Selain tangki, perbedaan signifikan lainnya ada pada bagian setang atau handlebars. Honda Monkey dirancang dengan fitur foldable handlebars, yang memungkinkan setang ditekuk ke bawah agar motor bisa dimasukkan ke dalam bagasi mobil kecil seperti Honda N360. Sementara itu, Honda Gorilla menggunakan setang tetap (fixed) yang lebih tinggi dan lebar, memberikan posisi duduk yang lebih tegak dan stabil untuk perjalanan yang sedikit lebih panjang. Jok pada Gorilla juga cenderung lebih tebal dan lebar dibandingkan jok Monkey yang lebih pendek.

“Filosofi Honda Gorilla adalah memberikan kemandirian bagi pengendara motor mini untuk melakukan perjalanan tanpa batas, sementara Monkey tetap setia pada akarnya sebagai kendaraan rekreasi yang praktis.”

Spesifikasi Teknis Honda Monkey vs Honda Gorilla

Meskipun memiliki perbedaan tampilan yang mencolok, secara mekanis keduanya sering berbagi platform yang sama, terutama pada bagian mesin dan rangka. Keduanya biasanya menggunakan mesin 50cc horizontal satu silinder, 4-tak, berpendingin udara yang sangat legendaris karena keiritannya dan kemudahan modifikasinya.

Fitur SpesifikasiHonda Monkey (Z50J/Z50M)Honda Gorilla (Z50J-III)
Kapasitas Tangki4.5 - 5.0 Liter9.0 Liter
Mekanisme SetangDapat Dilipat (Foldable)Tetap (Fixed)
Sistem TransmisiOtomatis/Manual 3-4 SpeedManual 4 Speed
Rak BagasiOpsional / KecilWajib (Depan & Belakang)
Berat KosongSekitar 58 kgSekitar 65 kg

Dapat dilihat dari tabel di atas bahwa Gorilla memang dipersiapkan untuk membawa beban lebih banyak. Kehadiran rak barang (luggage racks) di depan dan belakang pada model standar Gorilla mempertegas fungsinya sebagai motor penjelajah mungil. Di sisi lain, Monkey lebih menonjolkan estetika yang minimalis dan ikonik.

Mesin horizontal Honda 50cc pada model Monkey dan Gorilla
Mesin 50cc horizontal yang menjadi jantung pacu utama dalam sejarah Honda Monkey dan Gorilla.

Aspek Kolektibilitas dan Nilai Investasi

Di pasar motor bekas atau pasar hobi, honda monkey gorilla merupakan unit yang harganya cenderung gelap atau tidak memiliki standar tetap. Harga sangat bergantung pada orisinalitas komponen, tahun pembuatan, dan kelengkapan surat-surat. Varian edisi terbatas, seperti Honda Monkey Chrome Edition atau Gorilla White Special, seringkali menjadi incaran utama para kolektor dunia.

Banyak pemilik yang memilih untuk melakukan restorasi total atau bahkan modifikasi ekstrem menggunakan part aftermarket mewah seperti Takegawa, Kitaco, atau G-Craft. Namun, bagi investor otomotif, menjaga keaslian mesin dan cat original adalah kunci utama untuk mempertahankan nilai jual yang tinggi. Di Indonesia sendiri, kepemilikan Honda Monkey atau Gorilla original Jepang (JDM) seringkali dianggap sebagai simbol status di kalangan pecinta motor mini.

Kelebihan Memelihara Motor Mini Honda

  • Efisiensi Ruang: Tidak membutuhkan lahan parkir luas, bahkan bisa dipajang di dalam ruang tamu.
  • Ketersediaan Part: Komponen mesin 50cc Honda sangat melimpah dan bisa saling tukar (substitusi).
  • Komunitas Solid: Memiliki basis penggemar yang sangat loyal di seluruh dunia.
  • Harga Stabil: Nilainya cenderung naik seiring waktu karena statusnya sebagai barang koleksi.
Koleksi modifikasi Honda Monkey dan Gorilla
Modifikasi kreatif seringkali meningkatkan daya tarik estetika tanpa menghilangkan identitas asli motor mini ini.

Memilih Antara Si Mungil atau Si Kekar

Memilih antara honda monkey gorilla pada akhirnya kembali kepada preferensi pribadi dan tujuan Anda dalam memilikinya. Jika Anda mencari motor yang benar-benar merepresentasikan sejarah awal motor mini Honda dengan fleksibilitas untuk dibawa dalam kendaraan lain, maka Honda Monkey adalah pilihan yang tak tergantikan. Desainnya yang ramping dan setang lipatnya adalah identitas yang sangat kuat dan diakui secara global sebagai pionir motor hobi.

Namun, jika Anda lebih menyukai tampilan motor yang tampak lebih berisi, tangguh, dan jarang ditemui di jalanan, maka Honda Gorilla adalah kandidat yang sempurna. Kapasitas tangkinya yang besar memberikan ketenangan lebih saat berkendara tanpa perlu sering mampir ke pom bensin, serta rak barangnya memberikan fungsionalitas tambahan yang unik. Apapun pilihannya, baik honda monkey gorilla, keduanya adalah investasi kebahagiaan yang akan terus memberikan kepuasan bagi pemiliknya dalam jangka panjang, baik sebagai kendaraan rekreasi maupun sebagai aset koleksi berharga.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow