Uniknya Lampu Lalu Lintas di Syracuse: Merah di Bawah, Penghormatan untuk Irlandia
- Sejarah Unik Lampu Lalu Lintas Tipperary Hill
- Perjuangan Warga Irlandia Mempertahankan Identitas
- Tradisi dan Budaya Irlandia di Tipperary Hill
- Lampu Lalu Lintas Unik Sebagai Daya Tarik Wisata
- Fakta Unik Lainnya Seputar Lampu Lalu Lintas di Dunia
- Daftar Nama Pelempar Batu Ikonik Tipperary Hill
- Kesimpulan
- Perbedaan Susunan Warna Lampu Lalu Lintas di Beberapa Negara
Lampu lalu lintas umumnya berwarna merah di atas dan hijau di bawah. Namun, di Syracuse, New York, tepatnya di kawasan Tipperary Hill, susunannya terbalik. Mengapa demikian? Ternyata, hal ini berkaitan erat dengan sejarah dan pengaruh budaya Irlandia di wilayah tersebut.
Sejarah Unik Lampu Lalu Lintas Tipperary Hill
Tipperary Hill, yang dinamai dari County Tipperary di Irlandia, memiliki populasi keturunan Irlandia yang besar. Pada tahun 1920-an, ketika lampu lalu lintas pertama kali dipasang dengan warna merah di atas hijau, warga setempat merasa tidak senang. Mereka menganggapnya sebagai simbol superioritas Inggris, karena warna merah diasosiasikan dengan bendera Inggris yang berada di atas bendera Irlandia.
Para pemuda setempat kemudian melakukan protes dengan cara yang unik: melempari lampu lalu lintas dengan batu hingga pecah. Aksi ini berulang kali terjadi, dan kota terus mengganti lampu yang rusak. Akhirnya, pemerintah kota menyerah dan mengubah susunan lampu menjadi hijau di atas dan merah di bawah.
Perjuangan Warga Irlandia Mempertahankan Identitas
Perlawanan warga Tipperary Hill ini menunjukkan betapa kuatnya rasa identitas dan kebanggaan mereka terhadap warisan Irlandia. Mereka tidak rela simbol negara lain berada di atas simbol mereka. Aksi protes ini, meskipun dilakukan dengan cara yang ekstrem, berhasil mengubah kebijakan pemerintah kota.
Sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan tersebut, didirikanlah patung keluarga Irlandia di dekat persimpangan Tompkins Street dan Milton Avenue. Patung ini menjadi simbol kebanggaan dan ketahanan warga Irlandia yang membela identitas mereka.
Tradisi dan Budaya Irlandia di Tipperary Hill
Pengaruh Irlandia sangat terasa di Tipperary Hill. Banyak pub di daerah tersebut yang menggunakan simbol shamrock (semanggi berdaun tiga) dalam logo mereka. Setiap tahun, diadakan perayaan St. Patrick's Day yang meriah, termasuk Green Beer Sunday dan Shamrock Four-Mile Run.
Lampu Lalu Lintas Unik Sebagai Daya Tarik Wisata
Saat ini, lampu lalu lintas terbalik di Tipperary Hill menjadi daya tarik wisata yang unik. Banyak orang datang untuk melihat langsung fenomena ini dan mempelajari sejarah di baliknya.
Fakta Unik Lainnya Seputar Lampu Lalu Lintas di Dunia
Selain kasus di Syracuse, ada beberapa fakta menarik lainnya tentang lampu lalu lintas di berbagai negara.
Warna Biru di Jepang
Di Jepang, lampu yang kita anggap hijau sebenarnya berwarna biru. Secara teknis, warnanya adalah nuansa hijau kebiruan, tetapi secara historis disebut sebagai "biru" (aoi) dalam bahasa Jepang.
Tata Letak Horizontal di Amerika Serikat
Meskipun tata letak vertikal lebih umum, beberapa negara bagian di AS memasang lampu lalu lintas secara horizontal.
| Negara Bagian | Alasan Pemasangan Horizontal |
|---|---|
| Beberapa Negara Bagian di AS | Kondisi geografis atau preferensi lokal |
Lampu lalu lintas horizontal biasanya ditemukan di daerah dengan ruang terbatas atau karena alasan estetika tertentu. Tata letak ini tetap mengikuti urutan standar warna, yaitu merah, kuning, dan hijau dari kiri ke kanan.
Daftar Nama Pelempar Batu Ikonik Tipperary Hill
Berikut adalah nama-nama pemuda yang dikenal sebagai pelempar batu ikonik dalam sejarah lampu lalu lintas Tipperary Hill:
| No. | Nama |
|---|---|
| 1 | Jocko Behan |
| 2 | Richie Britt |
| 3 | James Coffey |
| 4 | Patrick Corbett |
| 5 | Kenny Davis |
| 6 | George Dorsey |
| 7 | Mikis Murphy |
| 8 | Stubbs Shortt |
| 9 | Eugene Thompson |
Kesimpulan
Kisah lampu lalu lintas di Tipperary Hill adalah contoh menarik bagaimana identitas budaya dan sejarah dapat memengaruhi hal-hal yang tampaknya sederhana, seperti susunan warna pada lampu lalu lintas. Ini adalah pengingat bahwa di balik setiap simbol, terdapat cerita dan makna yang mendalam.
Perbedaan Susunan Warna Lampu Lalu Lintas di Beberapa Negara
Berikut adalah perbedaan susunan warna lampu lalu lintas di beberapa negara. Informasi ini memberikan gambaran lebih luas tentang bagaimana norma dan standar dapat bervariasi di seluruh dunia.
| Negara | Susunan Warna | Catatan |
|---|---|---|
| Amerika Serikat (Umum) | Merah (Atas), Kuning (Tengah), Hijau (Bawah) | Standar umum di sebagian besar wilayah. |
| Syracuse, New York (Tipperary Hill) | Hijau (Atas), Kuning (Tengah), Merah (Bawah) | Pengecualian karena alasan sejarah dan budaya. |
| Jepang | Merah, Kuning, Biru Kehijauan | Warna yang dianggap hijau secara teknis adalah biru kehijauan. |
| Kanada | Merah (Atas), Kuning (Tengah), Hijau (Bawah) | Mirip dengan standar Amerika Serikat. |
| Britania Raya | Merah (Atas), Kuning (Tengah), Hijau (Bawah) | Standar umum di Eropa. |
Variasi Tata Letak
Selain perbedaan warna, tata letak lampu lalu lintas juga dapat bervariasi. Beberapa negara bagian di AS menggunakan tata letak horizontal, sementara sebagian besar negara lain menggunakan tata letak vertikal. Variasi ini sering kali disebabkan oleh kondisi geografis atau preferensi lokal.
Penggunaan Panah
Beberapa lampu lalu lintas dilengkapi dengan panah untuk menunjukkan arah yang diizinkan untuk belok. Panah ini dapat berwarna hijau atau kuning, dan memberikan indikasi yang lebih jelas kepada pengemudi.
| Jenis Panah | Arti |
|---|---|
| Panah Hijau | Belok diizinkan dengan prioritas. |
| Panah Kuning | Bersiap untuk berhenti; belok akan segera dilarang. |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow