Mobil-Mobil yang Pensiun Dini di 2025: Baleno Hingga HR-V Turbo
Tahun 2025 menjadi saksi sejumlah mobil yang harus mengakhiri kiprahnya di pasar otomotif Indonesia. Beberapa di antaranya dihentikan karena kurangnya minat konsumen, sementara yang lain digantikan oleh model terbaru yang lebih segar.
Suzuki Baleno: Korban Kehadiran Fronx
Suzuki Baleno menjadi salah satu mobil yang penjualannya dihentikan sejak awal 2025. Meskipun bukan karena performa penjualan yang buruk sepenuhnya, kehadiran Suzuki Fronx menjadi faktor utama. Baleno yang masih diimpor utuh (CBU) kalah bersaing dengan Fronx yang sudah dirakit lokal.
Fokus ke SUV
Suzuki kini fokus pada penjualan Fronx, SUV terbaru mereka yang mendapat respons positif sejak diluncurkan pada akhir Mei lalu. Persaingan ketat di segmen hatchback juga menjadi pertimbangan Suzuki untuk menghentikan penjualan Baleno.
Chery Tiggo 5x: Digantikan Tiggo Cross
Senasib dengan Baleno, Chery Tiggo 5x juga dihentikan penjualannya menyusul kehadiran Tiggo Cross. Sebenarnya, Tiggo Cross adalah versi facelift dari Tiggo 5x.
Varian CSH yang Laris Manis
Tiggo Cross menawarkan varian CSH (Plug-in Hybrid), yang menjadi daya tarik utama karena menjadi mobil PHEV termurah di Indonesia.
Honda HR-V Turbo: Era e:HEV
Honda HR-V Turbo juga mengalami nasib serupa setelah peluncuran HR-V e:HEV. Meskipun menjadi andalan, varian Turbo tidak sepopuler varian lainnya.
Toyota Veloz Bensin: Prioritaskan Veloz HEV
Toyota Veloz bermesin bensin (ICE) digantikan oleh Veloz HEV. Toyota ingin fokus menjual Veloz HEV, sementara konsumen yang mencari Veloz bermesin bensin dapat memilih Avanza.
Persaingan Segmen Hatchback
Baleno harus mengakui ketatnya persaingan di segmen hatchback. Kehadiran Toyota Yaris semakin menyulitkan Baleno untuk mengejar rival-rivalnya.
Meskipun demikian, Baleno pernah meramaikan segmen hatchback di Indonesia, bersama dengan Swift yang cukup populer pada masanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow