Modifikasi CB150R Old Agar Tampil Lebih Modern dan Garang
Honda CB150R Streetfire generasi pertama, atau yang lebih dikenal di kalangan bikers dengan kode produksi K15, merupakan salah satu motor naked sport paling legendaris di Indonesia. Diluncurkan pertama kali pada akhir tahun 2012, motor ini langsung mencuri perhatian berkat penggunaan rangka trellis yang eksposif serta mesin DOHC 150cc berpendingin cairan yang sangat bertenaga. Hingga saat ini, tren modifikasi cb150r old tetap stabil dan bahkan cenderung meningkat karena harga unit bekasnya yang semakin terjangkau, menjadikannya kanvas sempurna bagi para modifikator pemula maupun profesional.
Melakukan modifikasi pada motor ini tidak hanya sekadar soal estetika, tetapi juga tentang bagaimana mempertahankan performa mesin DOHC overbore yang khas agar tetap relevan dengan standar motor sport masa kini. Banyak pemilik yang memilih untuk merombak sektor kaki-kaki agar terlihat lebih kekar, atau justru beralih ke gaya minimalis dengan penggunaan velg jari-jari. Apa pun konsep yang Anda pilih, memahami karakteristik dasar dari Honda CB150R Streetfire K15 adalah kunci utama agar hasil modifikasi tidak hanya keren dipandang, tetapi juga aman dan nyaman untuk dikendarai harian maupun perjalanan jauh.
Menentukan Konsep Modifikasi CB150R Old yang Tepat
Sebelum mulai membeli komponen aftermarket, langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah menentukan konsep utama. Mengingat desain dasar CB150R lama yang ramping dan tajam, ada beberapa aliran modifikasi yang sangat populer di Indonesia. Memilih konsep sejak awal akan membantu Anda menghemat anggaran dan memastikan semua part yang dipasang memiliki keselarasan visual (harmonisasi).

1. Konsep Minimalis Jari-Jari (Thailook & Street Racing)
Konsep ini sangat digandrungi karena memberikan kesan motor yang lebih ringan dan lincah. Penggunaan velg jari-jari aluminium dengan warna-warna cerah seperti emas, biru, atau perak dapat mengubah tampilan motor secara drastis. Namun, sangat disarankan untuk tetap menggunakan ukuran ban yang manusiawi. Hindari penggunaan ban cacing jika motor masih digunakan untuk mobilitas harian karena sangat berbahaya bagi keselamatan.
2. Konsep Touring dan Adventure
Bagi Anda yang hobi menjelajah antar kota, modifikasi bergaya touring adalah pilihan terbaik. Fokus utama pada konsep ini adalah kenyamanan dan fungsionalitas. Anda bisa menambahkan box motor (top box atau side box), crash bar untuk melindungi mesin dan body, serta penggantian stang standar ke stang yang lebih tinggi seperti milik Honda Tiger atau stang Fatbar agar posisi berkendara tidak cepat melelahkan.
Upgrade Sektor Kaki-Kaki dan Pengereman
Salah satu kekurangan yang sering dikeluhkan pada CB150R Old adalah ukuran ban dan velg standar yang tergolong kecil jika dibandingkan dengan kompetitornya di kelas 150cc. Oleh karena itu, melakukan upgrade pada sektor kaki-kaki seringkali menjadi prioritas utama para pemilik motor ini.
- Velg Tapak Lebar: Menggunakan velg dengan lebar 2.5 inci di depan dan 3.5 atau 4.5 inci di belakang akan membuat motor terlihat jauh lebih padat.
- Swing Arm: Untuk menunjang ban lebar, penggunaan swing arm aftermarket atau modifikasi milik CBR250RR sering dilakukan agar tampilan belakang lebih kekar.
- Sistem Pengereman: Mengganti selang rem standar dengan selang rem braided steel dapat meningkatkan sensitivitas pengereman dan mencegah panas berlebih pada minyak rem.

Meningkatkan Performa Mesin DOHC K15
Mesin Honda CB150R Old dikenal memiliki karakter overbore yang sangat kuat di putaran atas. Berbeda dengan generasi baru yang cenderung near square, mesin K15 lebih asyik untuk diajak berakselerasi di RPM tinggi. Untuk mengoptimalkan potensi ini, beberapa langkah modifikasi mesin berikut bisa menjadi pertimbangan:
"Karakter mesin CB150R Old yang overbore memungkinkan modifikator untuk mengeksplorasi tenaga di putaran mesin tinggi secara lebih ekstrem dibandingkan versi LED saat ini."
Langkah termudah untuk meningkatkan tenaga adalah dengan mengganti sistem pembuangan atau knalpot. Penggunaan knalpot full system yang berkualitas akan membantu kelancaran aliran gas buang. Selain itu, pemasangan ECU (Engine Control Unit) aftermarket seperti BRT Juken atau aRacer memungkinkan Anda untuk mengatur ulang kurva pengapian dan suplai bahan bakar secara lebih presisi sesuai dengan kebutuhan mesin.
| Komponen | Jenis Modifikasi | Estimasi Biaya |
|---|---|---|
| Velg & Ban | Upgrade Tapak Lebar / Jari-Jari | Rp 1.500.000 - Rp 3.500.000 |
| Knalpot | Full System Aftermarket | Rp 800.000 - Rp 3.000.000 |
| Sistem Kelistrikan | Lampu LED Projie / HID | Rp 500.000 - Rp 1.500.000 |
| ECU | Programmable ECU (BRT/aRacer) | Rp 1.000.000 - Rp 2.500.000 |
| Bodywork | Decal Custom / Repaint | Rp 500.000 - Rp 2.000.000 |
Sentuhan Estetika dan Penerangan
Setelah sektor performa dan kaki-kaki terpenuhi, langkah terakhir adalah mempercantik tampilan luar. Honda CB150R Old masih menggunakan lampu bohlam halogen standar yang terkesan ketinggalan zaman. Mengganti headlamp standar dengan lampu LED Projie tidak hanya membuat tampilan motor lebih modern (seperti motor masa kini), tetapi juga memberikan visibilitas yang jauh lebih baik saat berkendara di malam hari.

Selain sektor pencahayaan, Anda bisa bermain dengan decal sticker atau cutting sticker untuk menutupi lecet pada bodi sekaligus memberikan identitas baru pada motor. Pilihlah motif yang minimalis namun tegas untuk memperkuat garis desain rangka trellis. Penggunaan aksesoris kecil seperti handguard, underbone footstep, dan spion model bar-end juga bisa menambah nilai estetika secara signifikan tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Sebagai kesimpulan, modifikasi cb150r old adalah investasi yang menarik bagi Anda yang menginginkan motor sport dengan karakter mesin yang kuat namun memiliki tampilan yang unik. Dengan perencanaan yang matang dan pemilihan part yang berkualitas, Honda CB150R Streetfire K15 milik Anda akan mampu bersaing, bahkan mengungguli motor-motor keluaran terbaru baik dari segi performa maupun gaya di jalan raya. Tetap utamakan keselamatan dan pastikan setiap perubahan yang dilakukan tidak melanggar aturan lalu lintas yang berlaku.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow