Motor Honda Jadul yang Paling Dicari Kolektor dan Pecinta Klasik

Motor Honda Jadul yang Paling Dicari Kolektor dan Pecinta Klasik

Smallest Font
Largest Font

Memiliki sebuah motor honda jadul bukan sekadar tentang fungsionalitas kendaraan sebagai alat transportasi, melainkan tentang merawat warisan sejarah dan nostalgia. Di Indonesia, merek Honda telah menjadi bagian dari dinamika sosial masyarakat sejak era 1960-an melalui Federal Motor. Keberadaannya yang tangguh, irit bahan bakar, dan memiliki desain yang ikonik membuat motor-motor keluaran lama ini justru semakin diburu seiring berjalannya waktu. Fenomena ini membuktikan bahwa kualitas mesin dan estetika desain klasik tidak pernah lekang oleh zaman, meskipun industri otomotif kini didominasi oleh teknologi injeksi dan fitur digital yang canggih.

Tren restorasi motor klasik yang meledak dalam beberapa tahun terakhir telah melambungkan nilai ekonomi dari berbagai seri lawas Honda. Banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan unit dengan kondisi orisinal atau membangunnya kembali dari nol menggunakan suku cadang asli (NOS - New Old Stock). Bagi sebagian orang, suara mesin horizontal yang khas atau lekukan tangki bensin yang minimalis memberikan kepuasan batin yang tidak bisa digantikan oleh motor matic modern. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai berbagai model legendaris, spesifikasi teknisnya, hingga panduan bagi Anda yang ingin mulai mengoleksi kendaraan antik ini.

Motor honda jadul tipe C70 pispot warna merah
Honda C70 atau yang akrab disapa Si Pitung merupakan salah satu varian motor honda jadul yang paling ikonik di tanah air.

Daya Tarik Estetika dan Keandalan Mesin Honda Klasik

Salah satu alasan utama mengapa motor honda jadul tetap eksis adalah daya tahan mesinnya yang luar biasa. Honda dikenal dengan filosofi mesin empat langkah (4-tak) yang efisien dan minim perawatan dibandingkan kompetitornya pada masa itu yang banyak menggunakan mesin 2-tak. Mesin seri C atau mesin CB yang dikembangkan Honda terbukti mampu bertahan puluhan tahun dengan perawatan yang relatif sederhana. Selain itu, ketersediaan suku cadang imitasi maupun orisinal yang masih melimpah di pasar loak otomotif menjadi faktor pendukung mengapa motor-motor ini tetap bisa melaju di jalanan modern.

Dari sisi estetika, desain motor lawas Honda menawarkan karakteristik yang kuat. Penggunaan material logam pada bagian sepatbor, lampu bulat yang khas, serta aksen krom memberikan kesan mewah namun bersahaja. Desain ini sering kali disebut sebagai desain yang "jujur" karena setiap lekukannya memiliki fungsi teknis sekaligus nilai seni yang tinggi. Tak heran jika banyak modifikator masa kini yang mencoba mengadopsi gaya retro dari motor-motor ini untuk diterapkan pada motor keluaran terbaru.

Daftar Motor Honda Jadul Legendaris yang Wajib Anda Kenali

Eksistensi Honda di pasar roda dua Indonesia melahirkan banyak model yang kini dianggap sebagai benda koleksi bernilai tinggi. Berikut adalah beberapa model yang memiliki tempat spesial di hati para pecinta motor tua:

1. Honda C70 (Si Pitung)

Honda C70 adalah salah satu bebek (cub) paling populer di dunia. Di Indonesia, motor ini sering dijuluki "Si Pitung". Model ini sangat dicintai karena bentuknya yang ramping dengan ciri khas lampu depan yang menyatu dengan setang (untuk seri awal) dan jok yang terpisah. Mesin 72cc yang diusungnya sangat tangguh untuk penggunaan harian. Varian paling dicari adalah seri "Pispot" di mana tangki bensin berada di bawah jok namun memiliki desain yang lebih menonjol keluar seperti pispot.

2. Honda CB100 dan CB125

Seri CB adalah raja di kategori motor sport klasik. Honda CB100, khususnya seri K0, K1, hingga K2 (Glatik), menjadi primadona karena strukturnya yang mudah dimodifikasi namun tetap elegan dalam kondisi standar. Motor ini kembali populer setelah muncul dalam film-film berlatar retro, yang menyebabkan harganya meroket tajam di pasar motor bekas. Mesinnya yang sederhana namun bertenaga menjadikannya basis favorit untuk aliran modifikasi Japstyle atau Cafe Racer.

3. Honda S90Z

Honda S90Z memiliki keunikan pada rangkanya yang berbentuk huruf T (T-bone). Berbeda dengan kebanyakan motor sport yang memiliki rangka tubular, S90Z menggunakan plat baja yang dipres. Hal ini memberikan tampilan yang sangat ramping dan futuristik pada zamannya. Motor ini merupakan perpaduan antara kemudahan perawatan motor bebek dengan posisi berkendara ala motor sport.

4. Honda Astrea Series

Bagi generasi 80-an dan 90-an, seri Astrea adalah motor sejuta umat. Mulai dari Astrea Star, Astrea Prima, hingga Astrea Grand (Bulus dan Sabit), semuanya memiliki reputasi sebagai motor paling irit dan bandel. Saat ini, tren "restorasi orisinal" untuk Astrea Grand sedang sangat marak, di mana kolektor mencari unit dengan striping asli dan kondisi mesin yang masih halus.

Motor honda jadul CB100 glatik restorasi orisinal
Honda CB100 Glatik menjadi simbol kejayaan motor sport klasik Honda di era 70-an.

Perbandingan Spesifikasi dan Nilai Koleksi Motor Honda Jadul Populer

Untuk membantu Anda memahami perbedaan antar model, berikut adalah tabel perbandingan beberapa model motor honda jadul yang paling sering dicari di pasar kolektor Indonesia:

Model MotorTahun PopulerKapasitas MesinFitur UtamaEstimasi Harga (Kolektor)
Honda C701970 - 198072ccDesain Cub Klasik, IritRp 10.000.000 - Rp 25.000.000
Honda CB1001971 - 198199ccRangka Sport, Mesin BandelRp 15.000.000 - Rp 40.000.000
Honda S90Z1966 - 197590ccRangka T-Bone, Tangki KromRp 12.000.000 - Rp 30.000.000
Honda Astrea Grand1991 - 199797ccMesin C100, Sangat IritRp 5.000.000 - Rp 15.000.000
Honda Win 1001984 - 200597ccMotor Dinas, Gaya Semi TrailRp 15.000.000 - Rp 35.000.000

Perlu dicatat bahwa harga di atas sangat bergantung pada tingkat keaslian komponen (originality), kelengkapan surat-surat (STNK/BPKB), dan kondisi mesin. Unit dengan cat original (spet) biasanya memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan unit yang sudah dicat ulang.

Tips Restorasi dan Perawatan Motor Klasik

Membangun kembali motor honda jadul memerlukan kesabaran dan ketelitian ekstra. Berikut adalah langkah-langkah yang disarankan oleh para ahli restorasi:

  • Berburu Komponen NOS: Sebisa mungkin gunakan suku cadang New Old Stock agar nilai investasi motor tetap tinggi.
  • Cek Rangka dan Karat: Motor tua sering mengalami keropos pada bagian rangka bawah atau tangki. Lakukan sandblasting dan pelapisan anti karat sebelum pengecatan.
  • Kelistrikan: Banyak motor jadul masih menggunakan sistem platina. Untuk penggunaan harian, disarankan mengubahnya ke sistem CDI agar pengapian lebih stabil, namun simpan komponen platinanya jika ingin tetap orisinal.
  • Dokumentasi Legalitas: Pastikan nomor rangka dan nomor mesin akur dengan BPKB agar motor memiliki nilai legal yang sah saat ingin dijual kembali.
"Restorasi bukan sekadar membuat motor terlihat baru, melainkan menghidupkan kembali jiwa dari sebuah mesin yang telah melewati berbagai dekade sejarah." - Senior Restorer Klasik.
Motor honda jadul astrea grand bulus kondisi prima
Restorasi ke bentuk orisinal menjadi standar baru dalam hobi motor honda jadul saat ini.

Tantangan Memiliki Motor Tua di Zaman Sekarang

Meskipun memiliki pesona yang luar biasa, merawat motor honda jadul bukan tanpa tantangan. Salah satu masalah utama adalah kualitas bahan bakar modern yang terkadang tidak cocok dengan sistem karburator lama jika tidak disetel dengan benar. Selain itu, mencari mekanik yang benar-benar paham karakteristik mesin lama membutuhkan usaha ekstra, karena mekanik bengkel resmi saat ini lebih banyak dilatih untuk menangani sistem injeksi dan komputerisasi.

Selain masalah teknis, faktor kenyamanan juga perlu diperhatikan. Rem tromol yang ada pada motor lawas tentu tidak sepikem rem cakram modern. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menggunakan motor klasik untuk harian, sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah lalu lintas yang padat. Namun, bagi para pecinta sejati, tantangan-tantangan inilah yang justru menjadi seni dalam memelihara motor tua.

Memulai Hobi Koleksi Motor Klasik yang Menguntungkan

Bagi Anda yang baru ingin terjun ke dunia hobi ini, langkah terbaik adalah menentukan tujuan Anda: apakah untuk investasi, sekadar hobi, atau penggunaan harian. Jika tujuannya adalah investasi, carilah model-model langka seperti Honda C100 (unyil) atau seri CB dengan kondisi surat-surat yang lengkap dan pajak hidup. Nilai apresiasi untuk motor yang memiliki sejarah kuat cenderung naik setiap tahunnya, sering kali melebihi laju inflasi.

Sebagai rekomendasi akhir, pilihlah unit yang secara struktur rangka masih lurus dan utuh. Komponen mesin bisa diperbaiki, aksesori bisa dicari, namun rangka yang sudah rusak parah akan sangat sulit dikembalikan ke kondisi prima. Bergabung dengan komunitas juga sangat disarankan untuk bertukar informasi mengenai sumber suku cadang dan bengkel spesialis yang terpercaya. Pada akhirnya, merawat motor honda jadul adalah cara kita menghargai evolusi teknologi dan menjaga cerita-cerita lama agar tetap hidup di atas aspal jalanan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow