Motor Lama Honda yang Masih Tangguh dan Bernilai Tinggi
Dunia otomotif Indonesia tidak pernah bisa lepas dari bayang-bayang kejayaan motor lama honda. Sejak puluhan tahun lalu, pabrikan berlogo sayap mengepak ini telah menemani jutaan keluarga di tanah air dalam mobilitas sehari-hari. Namun, apa yang membuat kendaraan-kendaraan tua ini tetap eksis bahkan harganya melonjak drastis di pasar kolektor? Jawabannya terletak pada kombinasi antara ketahanan mesin yang luar biasa dan desain yang tidak lekang oleh waktu atau timeless design.
Memiliki unit motor lama honda bukan sekadar tentang nostalgia belaka. Bagi sebagian orang, ini adalah bentuk apresiasi terhadap rekayasa teknik masa lalu yang sangat sederhana namun efektif. Bagi yang lain, kendaraan ini adalah kanvas kosong untuk mengekspresikan diri melalui proses restorasi maupun modifikasi. Fenomena meningkatnya minat terhadap kendaraan klasik ini membuktikan bahwa kualitas material yang digunakan pada era 70-an hingga 90-an memiliki standar yang sulit ditemukan pada kendaraan produksi massal zaman sekarang.
Pesona Honda CB100 dalam Budaya Populer Indonesia
Jika kita berbicara mengenai motor lama honda, maka Honda CB100 adalah nama pertama yang wajib muncul. Motor ini mengalami lonjakan popularitas yang luar biasa, terutama setelah direpresentasikan dalam film layar lebar sebagai ikon pemuda era 90-an. Secara teknis, CB100 dikenal karena konstruksi mesinnya yang sangat sederhana namun memiliki potensi tenaga yang besar jika dilakukan pembaruan komponen.
Banyak pemilik CB100 yang memilih untuk tetap mempertahankan orisinalitasnya, sementara yang lain lebih suka mengubah mesinnya menjadi 125cc atau bahkan lebih besar dengan mencangkok komponen dari seri Honda yang lebih muda seperti GL-Pro atau Tiger. Fleksibilitas inilah yang membuat harga unit CB100 dalam kondisi bahan saja bisa mencapai jutaan rupiah, apalagi jika surat-suratnya lengkap dan dalam kondisi pajak hidup.

Mengapa Honda C70 Pitung Begitu Ikonik?
Honda C70 atau yang akrab disapa "Pitung" (singkatan dari Pitung Puluh) merupakan motor bebek yang mendefinisikan standar kenyamanan berkendara di perkotaan pada masanya. Dengan desain bodi yang melengkung halus dan penggunaan material besi yang dominan, motor ini memberikan kesan retro yang sangat kuat. Mesin 70cc-nya mungkin terdengar kecil untuk standar modern, namun untuk keperluan santai di sore hari, performanya sudah lebih dari cukup.
Kekuatan utama dari C70 terletak pada sistem transmisi 3-percepatannya yang sangat halus. Selain itu, ketersediaan suku cadang imitasi maupun new old stock (NOS) masih melimpah di pasar daring, sehingga proses restorasi motor lama honda jenis ini tidak sesulit yang dibayangkan. Keunikan lain dari Pitung adalah sistem kelistrikannya yang masih menggunakan platina pada beberapa seri awal, yang memberikan tantangan tersendiri bagi para penghobi mekanik klasik.
Eksistensi Honda Astrea Series sebagai Motor Sejuta Umat
Melompat ke era 90-an, kita akan menemukan dinasti Honda Astrea. Mulai dari Astrea Star, Prima, hingga Astrea Grand, semuanya adalah bukti nyata keandalan mesin seri C100 milik Honda. Astrea Grand, misalnya, sering disebut sebagai motor yang tidak bisa rusak. Hal ini bukan tanpa alasan, mesin 100cc-nya dikenal sangat irit bahan bakar namun tetap bertenaga untuk membawa beban berat sekalipun.
Kini, tren mengoleksi Astrea Grand "Bulus" atau Astrea Prima sedang berada di puncaknya. Anak muda zaman sekarang mulai melirik motor-motor ini untuk digunakan sebagai kendaraan harian yang bergaya (daily ride). Tampilan orisinal dengan keranjang depan dan jepitan barang di bagian tengah memberikan kesan fungsionalitas klasik yang sangat kental. Berikut adalah tabel perbandingan spesifikasi singkat dari tiga motor lama honda yang paling populer:
| Model Motor | Tahun Produksi Ikonik | Kapasitas Mesin | Keunggulan Utama |
|---|---|---|---|
| Honda CB100 | 1970 - 1982 | 99cc (OHV) | Sasis tangguh & mudah dimodifikasi |
| Honda C70 | 1971 - 1980 | 72cc (SOHC) | Desain unik & nilai koleksi tinggi |
| Honda Astrea Grand | 1991 - 1997 | 97cc (SOHC) | Konsumsi BBM sangat irit & mesin bandel |
"Mengendarai motor klasik bukan soal kecepatan, melainkan tentang menghargai setiap detak mesin dan cerita yang mengikutinya di setiap kilometer perjalanan."
Panduan Merawat Motor Lama Honda Agar Tetap Prima
Menjaga agar motor lama honda tetap bisa digunakan dengan nyaman memerlukan perhatian ekstra, terutama pada sektor komponen yang rentan terhadap usia. Berikut adalah beberapa langkah perawatan yang wajib dilakukan oleh para pemilik motor antik:
- Perhatikan Kualitas Oli: Gunakan oli dengan viskositas yang sesuai untuk mesin tua. Mesin klasik cenderung memiliki celah antar komponen yang lebih lebar, sehingga oli yang terlalu encer terkadang justru kurang optimal.
- Sistem Pengapian: Jika motor masih menggunakan platina, pastikan celahnya selalu dalam kondisi tepat. Namun, demi kemudahan penggunaan harian, banyak pemilik yang melakukan konversi ke sistem CDI yang lebih stabil.
- Kebersihan Karburator: Karburator adalah jantung dari mesin tua. Pastikan tidak ada endapan kotoran atau air di dalam mangkuk karburator yang dapat menghambat suplai bahan bakar.
- Cek Tangki Bahan Bakar: Tangki motor tua seringkali mengalami korosi di bagian dalam. Lakukan pembersihan secara berkala agar karat tidak masuk ke ruang bakar dan menyumbat spuyer karburator.

Selain aspek teknis, perlindungan terhadap karat pada bodi motor juga sangat krusial. Penggunaan cat pelapis anti-karat pada bagian dalam rangka sangat disarankan, mengingat motor-motor produksi lama menggunakan pelat besi tebal yang rentan teroksidasi jika sering terpapar air hujan tanpa perawatan yang tepat.
Potensi Investasi pada Kendaraan Klasik Honda
Apakah layak membeli motor lama honda sebagai instrumen investasi? Jawabannya adalah ya, asalkan Anda mengetahui unit mana yang memiliki nilai histori tinggi. Unit dengan kondisi cat original (original paint) dan kilometer rendah biasanya memiliki harga jual yang tidak masuk akal di kalangan kolektor. Beberapa unit Honda Win 100 yang dulunya merupakan motor dinas pemerintah kini harganya bisa menembus puluhan juta rupiah karena kelangkaan dan tren gaya adventure klasik.
Penting untuk selalu memastikan keabsahan dokumen seperti STNK dan BPKB. Di dunia motor klasik, istilah "surat sebelah" atau tanpa surat sangat menurunkan nilai jual. Kendaraan yang memiliki nomor rangka dan nomor mesin yang akur dengan dokumen asli akan selalu menjadi incaran utama bagi mereka yang ingin berinvestasi di dunia otomotif antik.

Kehadiran komunitas motor klasik juga sangat membantu dalam menjaga nilai investasi ini. Melalui komunitas, pemilik dapat bertukar informasi mengenai mekanik spesialis yang jujur hingga akses ke suku cadang langka yang tidak dijual di toko umum. Hal ini menciptakan ekosistem yang sehat bagi pertumbuhan harga unit motor di pasar sekunder.
Masa Depan Investasi Motor Klasik Honda
Pada akhirnya, tren motor lama honda bukan sekadar tren musiman yang akan hilang begitu saja. Selama identitas budaya otomotif masih dihargai, motor-motor ini akan terus mendapatkan tempat istimewa di garasi para pecintanya. Vonis akhirnya, bagi Anda yang ingin memulai hobi ini, mulailah dengan mencari unit yang paling Anda sukai secara visual dan histori, bukan hanya mengikuti apa yang sedang viral di media sosial.
Membeli motor klasik adalah tentang membeli sebuah cerita. Meskipun teknologi kendaraan listrik mulai merambah industri otomotif, suara khas mesin SOHC satu silinder dari motor lama honda akan selalu memiliki daya tarik magis yang tidak bisa digantikan oleh suara mesin modern yang terlalu halus. Rawatlah unit Anda dengan sepenuh hati, karena suatu saat nanti, kendaraan tersebut akan menjadi warisan sejarah yang menceritakan bagaimana industri otomotif berkembang di tanah air.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow