Honda Blade 110 Motor Bebek Sporty dengan Performa Handal

Honda Blade 110 Motor Bebek Sporty dengan Performa Handal

Smallest Font
Largest Font

Honda Blade 110 merupakan salah satu mahakarya dari PT Astra Honda Motor (AHM) yang pernah mendominasi jalanan Indonesia pada era 2010-an. Saat pertama kali diperkenalkan, motor ini membawa angin segar bagi pecinta otomotif roda dua melalui desainnya yang radikal dan berbeda dari pakem motor bebek konvensional. Dengan mengusung konsep motor bebek sporty, kendaraan ini tidak hanya menawarkan fungsionalitas transportasi harian, tetapi juga ekspresi gaya hidup anak muda yang dinamis dan berani berbeda.

Kehadiran unit ini di pasar nasional bukan tanpa alasan. Honda berupaya mematahkan dominasi kompetitor di kelas 110cc dengan menyematkan teknologi mesin terbaru pada masanya. Perpaduan antara efisiensi bahan bakar yang menjadi ciri khas Honda dengan akselerasi yang responsif membuat motor ini cepat mendapatkan tempat di hati konsumen. Meskipun kini tren pasar telah bergeser ke arah skuter matik, nama besar produk ini tetap harum di pasar motor bekas karena durabilitas mesinnya yang sudah teruji melintasi waktu.

Honda Blade 110 generasi awal dengan lampu depan ikonik
Desain futuristik Honda Blade 110 generasi pertama yang memposisikan lampu utama di bagian tebeng depan.

Sejarah dan Evolusi Honda Blade 110 di Indonesia

Perjalanan Honda Blade 110 dimulai pada akhir tahun 2008. Saat itu, AHM merilis model ini sebagai penantang serius bagi Yamaha Jupiter Z yang sedang naik daun. Model pertama ini memiliki ciri khas yang sangat ikonik, yakni penempatan lampu utama (headlamp) di bagian dada atau tebeng, bukan di setang seperti motor bebek pada umumnya. Desain ini terinspirasi dari gaya motor sport fairing, memberikan visibilitas yang berbeda saat berkendara di malam hari.

Pada tahun 2011, AHM melakukan perombakan total melalui peluncuran New Honda Blade 110R. Perubahan paling mencolok terdapat pada desain lampu yang pindah kembali ke setang, namun dengan tampilan yang jauh lebih agresif dan meruncing. Edisi khusus Repsol Edition juga diperkenalkan untuk memperkuat aura balap, mengingat saat itu Honda sedang berjaya di ajang MotoGP. Evolusi ini membuktikan bahwa Honda sangat mendengarkan masukan konsumen yang menginginkan tampilan lebih universal namun tetap terlihat kencang.

Spesifikasi Teknis Mesin dan Performa

Dapur pacu motor ini mengandalkan mesin 110cc dengan teknologi EFT (Efficient & Low Friction Technology). Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan gesekan internal pada komponen mesin, sehingga tenaga yang dihasilkan lebih optimal namun konsumsi bahan bakar tetap rendah. Karakter mesin SOHC ini sangat kuat di putaran bawah hingga menengah, membuatnya sangat lincah untuk bermanuver di kemacetan kota.

Fitur SpesifikasiDetail Teknis
Tipe Mesin4-Langkah, SOHC, Pendingin Udara
Kapasitas Mesin109,1 cc
Sistem Bahan BakarKarburator (Tipe Awal/New Blade)
Diameter x Langkah50,0 x 55,6 mm
Daya Maksimum8,4 PS / 7.500 rpm
Torsi Maksimum0,83 kgf.m / 5.500 rpm
Tipe Transmisi4-Percepatan, Rotary (N-1-2-3-4-N)
Kapasitas Tangki3,7 Liter

Meskipun masih menggunakan sistem pengabutan bahan bakar karburator pada sebagian besar variannya, efisiensinya tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam penggunaan normal, motor ini mampu menempuh jarak yang cukup jauh dengan satu liter bensin. Hal ini didukung oleh bobot kendaraan yang ringan dan aerodinamis bodi yang cukup baik untuk kelas motor bebek harian.

Detail mesin 110cc Honda Blade dengan teknologi EFT
Mesin 110cc SOHC yang menjadi basis kekuatan Honda Blade dalam memberikan performa efisien.

Teknologi EFT dan Keunggulannya

Teknologi EFT atau Efficient & Low Friction Technology merupakan kunci utama durabilitas motor ini. Dengan penggunaan roller rocker arm dan offset cylinder, gesekan antara piston dan dinding silinder dapat dikurangi secara signifikan. Hasilnya, suhu mesin tetap terjaga stabil meski digunakan untuk perjalanan jarak jauh, dan suara mesin cenderung lebih halus dibandingkan kompetitor sekelasnya pada masa itu.

Sistem Pengereman dan Kaki-kaki

Untuk menunjang keamanan, Honda Blade 110 dilengkapi dengan sistem pengereman cakram pada roda depan. Pada varian tertingginya, yaitu New Honda Blade, sistem pengereman sudah mengadopsi cakram ganda (depan dan belakang). Penggunaan velg palang (racing wheel) memberikan kesan modern sekaligus menambah stabilitas saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi atau saat melakukan cornering di tikungan tajam.

Kelebihan Honda Blade 110 sebagai Motor Harian

Memilih motor untuk mobilitas harian memerlukan pertimbangan matang antara biaya perawatan dan keandalan. Berikut adalah beberapa keunggulan utama yang membuat unit ini tetap dicari hingga sekarang:

  • Konsumsi BBM Irit: Berkat optimalisasi mesin, motor ini tetap hemat meski sering dipacu pada kecepatan tinggi.
  • Perawatan Mudah: Karena masih menggunakan sistem karburator, perawatannya sangat simpel dan bisa dilakukan di bengkel umum mana pun tanpa alat khusus.
  • Desain Abadi: Garis tajam pada bodinya membuat motor ini tidak terlihat ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan motor bebek keluaran terbaru.
  • Suku Cadang Melimpah: Sebagai produk keluaran AHM, ketersediaan spare part baik original maupun aftermarket sangat melimpah di pasar.
  • Handling Lincah: Geometri rangka yang pas membuat pengendara mudah melakukan selap-selip di kepadatan lalu lintas.
"Honda Blade 110 bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol perubahan desain motor bebek yang lebih berani dan sporty di pasar otomotif Indonesia."
Honda New Blade 110 edisi Repsol MotoGP
Varian Repsol Edition yang menjadi dambaan banyak anak muda karena aura racing yang kental.

Tips Merawat Honda Blade 110 Agar Tetap Awet

Mengingat usia kendaraan yang mungkin sudah mencapai satu dekade, perawatan rutin menjadi kunci utama menjaga performa Honda Blade 110. Salah satu hal terpenting adalah rutin mengganti oli mesin setiap 2.000 hingga 2.500 kilometer. Gunakan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan untuk menjaga suhu komponen tetap ideal.

Selain oli, sektor karburator juga perlu dibersihkan secara berkala untuk menjaga suplai bahan bakar tetap lancar. Jangan lupa untuk memeriksa kondisi rantai dan gir, karena pada motor bebek, rantai yang kendor atau kering akan sangat mempengaruhi kenyamanan berkendara dan akselerasi. Jika muncul suara berisik dari area mesin, segera periksa setelan klep untuk memastikan kompresi tetap berada pada level optimal.

Harga Bekas dan Nilai Jual Kembali

Di pasar motor bekas, Honda Blade 110 memiliki harga yang cukup stabil. Untuk generasi pertama (lampu dada), harganya berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 6 juta tergantung kondisi. Sedangkan untuk New Honda Blade 110, harganya bisa mencapai Rp 7 juta hingga Rp 9 juta. Harga ini membuktikan bahwa kepercayaan konsumen terhadap kualitas motor ini masih sangat tinggi.

Nilai jual kembali yang stabil ini dipengaruhi oleh permintaan yang masih ada dari kalangan pekerja lapangan, pelajar, hingga kolektor yang ingin bernostalgia dengan era kejayaan motor bebek sporty. Dengan modal yang relatif terjangkau, pembeli mendapatkan motor dengan performa yang mumpuni dan efisiensi yang luar biasa.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Honda Blade 110 adalah representasi dari inovasi Honda dalam menghadirkan motor bebek yang tidak membosankan. Melalui desain yang sporty, mesin 110cc yang responsif dengan teknologi EFT, serta kemudahan dalam perawatan, motor ini layak dinobatkan sebagai salah satu motor bebek terbaik di kelasnya. Baik untuk kebutuhan harian maupun sebagai bahan modifikasi, kendaraan ini menawarkan nilai yang sepadan dengan investasi yang dikeluarkan. Jika Anda mencari motor bekas yang handal, irit, dan memiliki tampilan yang tetap keren, unit ini adalah pilihan yang sangat rasional.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow