Kontrak Baterai Tesla Dipangkas 99%, Model 2 Batal?
Janji Elon Musk untuk menghadirkan mobil listrik Tesla seharga $25.000 (sekitar Rp 390 juta) tampaknya semakin jauh dari kenyataan. Indikasi terbaru muncul setelah pemasok material baterai, L&F, mengumumkan pemangkasan nilai kontrak dengan Tesla hingga 99%. Kontrak senilai $2,9 miliar yang ditandatangani pada 2023 kini hanya bernilai $7.386, seperti dilansir Electrek.
Nasib Kontrak Baterai Tesla dan L&F
Material dari L&F sedianya digunakan untuk meningkatkan produksi sel baterai 4680 Tesla secara signifikan. Namun, kebutuhan Tesla akan sel baterai tersebut menurun akibat rendahnya permintaan Cybertruck dan pembatalan rencana produksi Model 2 yang terjangkau.
Penurunan Permintaan Cybertruck
Musk sebelumnya mengklaim Tesla akan memproduksi 250.000 unit Cybertruck per tahun. Namun, hingga kuartal ketiga 2025, penjualan truk pikap ini hanya mencapai sekitar 16.000 unit. Akibatnya, ribuan Cybertruck menumpuk di tempat parkir dan permintaan sel baterai 4680 pun merosot.
Berikut data penjualan Cybertruck hingga kuartal ketiga 2025:
| Kuartal | Jumlah Unit Terjual |
|---|---|
| Kuartal 1 | 5.000 |
| Kuartal 2 | 6.000 |
| Kuartal 3 | 5.000 |
| Total | 16.000 |
Pembatalan Model 2 dan Fokus pada Robotaxi
Sel baterai 4680 juga merupakan komponen kunci dari Model 2, mobil listrik murah yang dijanjikan Tesla. Namun, proyek ini tiba-tiba dibatalkan oleh Musk tahun lalu dan digantikan dengan pengembangan Robotaxi.
Klaim Musk dan Kenyataan Robotaxi
Musk sempat mengklaim kepada investor bahwa proyek Model 2 masih berjalan dan membantah laporan Reuters yang menyebutkan sebaliknya. Namun, hingga kini, tidak ada lagi informasi mengenai Model 2. Robotaxi pun diluncurkan sebagai layanan taksi tanpa pengemudi yang belum matang, dengan manusia sebagai "monitor keselamatan".
Berikut adalah perbandingan antara target dan realisasi produksi Cybertruck:
| Aspek | Target | Realisasi (hingga Q3 2025) |
|---|---|---|
| Produksi Tahunan Cybertruck | 250.000 unit | 16.000 unit |
Masa Depan Tesla Tanpa Baterai 4680?
Dengan pasokan sel baterai 4680 yang berkurang drastis, apa langkah Tesla selanjutnya? Setelah pemegang saham menyetujui paket gaji triliunan dolar untuknya pada November lalu, Musk mengklaim bahwa Robotaxi akan memasuki tahap produksi pada April mendatang.
Ambisi Robotaxi dan Optimus
Dalam pertemuan yang sama, Musk juga menyebut robot Optimus sebagai "infinite money glitch". Namun, robot-robot tersebut bahkan belum mampu memberikan botol air dengan benar, meski dioperasikan dari jarak jauh.
Berikut adalah timeline rencana produksi kendaraan Tesla:
| Jenis Kendaraan | Target Produksi | Status |
|---|---|---|
| Robotaxi | April (tahun tidak disebutkan) | Dalam pengembangan |
| Optimus Robot | Tidak ada target spesifik | Masih tahap prototipe |
Analisis Dampak Pengurangan Kontrak
Pengurangan kontrak baterai dengan L&F menimbulkan pertanyaan besar tentang strategi Tesla di masa depan. Apakah Tesla akan fokus sepenuhnya pada Robotaxi dan meninggalkan rencana untuk mobil listrik murah?
Tantangan dan Peluang Tesla
Keputusan ini juga dapat mempengaruhi daya saing Tesla di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif. Di satu sisi, fokus pada Robotaxi dapat membuka peluang baru di pasar transportasi. Namun, di sisi lain, Tesla berisiko kehilangan pangsa pasar di segmen mobil listrik konsumen.
Berikut adalah ringkasan komponen kunci dan model kendaraan Tesla yang terdampak:
| Komponen | Model Kendaraan Terdampak | Implikasi |
|---|---|---|
| Baterai 4680 | Cybertruck, Model 2 | Pengurangan produksi, penundaan pengembangan |
| Material dari L&F | Cybertruck, Model 2 | Kontrak dipangkas 99%, pasokan terbatas |
Masa Depan yang Tidak Pasti
Hanya waktu yang akan menjawab apakah Tesla dapat mengatasi tantangan ini dan tetap menjadi pemimpin di industri kendaraan listrik. Yang jelas, janji mobil listrik murah Tesla tampaknya semakin sulit untuk diwujudkan.
Perbandingan Biaya Produksi
Berikut adalah perbandingan perkiraan biaya produksi antara Model 2 dan Robotaxi:
| Model Kendaraan | Perkiraan Biaya Produksi |
|---|---|
| Model 2 | $25.000 |
| Robotaxi | Belum ada informasi resmi |
Reaksi Pasar dan Investor
Pengumuman pemangkasan kontrak dan pembatalan Model 2 tentu saja memicu reaksi beragam dari pasar dan investor. Beberapa pihak выразили khawatir tentang arah strategi Tesla, sementara yang lain tetap optimistis dengan potensi Robotaxi.
Ancaman dan Kesempatan
Tesla menghadapi ancaman persaingan yang semakin ketat di pasar mobil listrik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memimpin di pasar transportasi otonom. Keberhasilan Tesla di masa depan akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dan berinovasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow