Mitsubishi Pajero Evolution Legenda Offroad dari Lintasan Dakar Rally
Dunia otomotif era 1990-an sering kali dianggap sebagai zaman keemasan bagi pabrikan Jepang. Di tengah gempuran mobil sport jalan raya yang ikonik, muncul sebuah monster dari lini Mitsubishi yang dirancang untuk satu tujuan spesifik: menaklukkan medan paling kejam di bumi. Kendaraan itu adalah Mitsubishi Pajero Evolution. Lahir sebagai syarat homologasi agar Mitsubishi bisa bertarung di kelas T2 Reli Dakar, mobil ini dengan cepat bertransformasi dari sekadar kendaraan produksi terbatas menjadi legenda hidup bagi para antusias offroad di seluruh dunia.
Berbeda dengan Pajero standar yang sering kita temui di jalan raya, versi Evolution atau yang sering disebut dengan kode bodi V55W ini memiliki DNA balap yang murni. Setiap inci dari desain dan mekanikalnya diperhitungkan untuk memberikan performa maksimal saat melibas padang pasir atau jalanan berbatu dengan kecepatan tinggi. Kehadiran Mitsubishi Pajero Evolution bukan hanya sekadar upaya pemasaran, melainkan pembuktian teknis mengenai ketangguhan sistem penggerak empat roda yang dimiliki oleh Mitsubishi Motors pada masa itu.

Warisan Kejayaan di Ajang Dakar Rally
Untuk memahami mengapa Mitsubishi Pajero Evolution begitu istimewa, kita harus melihat kembali sejarah keikutsertaan Mitsubishi di Reli Dakar. Pada akhir 90-an, regulasi balap menuntut pabrikan untuk memproduksi versi jalan raya dari mobil yang mereka gunakan dalam kompetisi. Mitsubishi kemudian memproduksi sekitar 2.500 unit versi jalan raya antara tahun 1997 hingga 1999. Langkah ini membuahkan hasil yang luar biasa, di mana Pajero Evolution berhasil mendominasi podium Dakar tahun 1998, menempati posisi pertama, kedua, dan ketiga.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa rekayasa teknik yang diterapkan pada V55W bukan sekadar teori. Mobil ini mampu bertahan dalam kondisi ekstrem yang akan menghancurkan sebagian besar SUV modern saat ini. Penggunaan rangka tangga (ladder frame) yang diperkuat dan bobot yang dipangkas melalui penggunaan kap mesin aluminium menjadikannya senjata yang sangat ringan namun sangat kokoh untuk penggunaan berat.
Jantung Mekanis Mesin 6G74 MIVEC
Di bawah kap mesinnya yang memiliki hood scoop agresif, Mitsubishi Pajero Evolution menyimpan mesin V6 3.5 liter berkode 6G74. Mesin ini bukanlah mesin V6 biasa yang ditemukan pada Pajero standar. Mitsubishi menyematkan teknologi MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control) yang mampu mengatur bukaan katup secara variabel sesuai dengan putaran mesin.
Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 280 hp (sesuai batasan 'gentlemen's agreement' di Jepang kala itu) dan torsi sebesar 348 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 5-percepatan INVECS-II atau transmisi manual 5-percepatan yang sangat langka. Karakteristik tenaganya sangat linear, memberikan dorongan kuat baik di putaran bawah untuk merayap di tanjakan terjal, maupun di putaran atas saat melaju kencang di lintasan terbuka.
"Mitsubishi Pajero Evolution bukan sekadar SUV dengan aksesoris bodi lebar; ini adalah mobil balap yang kebetulan memiliki plat nomor jalan raya." - Pakar Koleksi JDM.

Inovasi Suspensi ARM dan Desain Wide Body
Salah satu fitur paling revolusioner pada Mitsubishi Pajero Evolution adalah sistem suspensinya. Mitsubishi memperkenalkan ARM (All Road Multilink) suspension, yang merupakan sistem suspensi independen sepenuhnya di keempat roda. Ini adalah lompatan besar mengingat sebagian besar SUV pada era tersebut masih menggunakan solid axle di bagian belakang yang cenderung kaku dan kurang stabil di kecepatan tinggi.
Secara visual, mobil ini langsung bisa dikenali dari fender flares yang sangat lebar untuk menampung ban offroad yang besar dan memberikan tapak yang lebih luas demi stabilitas. Spoiler belakang yang unik dengan desain mirip telinga batman bukan sekadar hiasan; komponen tersebut berfungsi untuk mengarahkan aliran udara dan meningkatkan stabilitas aerodinamika saat kendaraan dipacu pada kecepatan di atas 150 km/jam di gurun pasir.
Tabel Spesifikasi Teknis Mitsubishi Pajero Evolution V55W
| Fitur Utama | Spesifikasi Detil |
|---|---|
| Kode Model | V55W (Rangka Pendek/Short Wheelbase) |
| Mesin | 3.5L V6 DOHC 24-Valve MIVEC (6G74) |
| Tenaga Maksimum | 280 PS @ 6.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 348 Nm @ 3.000 rpm |
| Sistem Penggerak | Super Select 4WD-II (SS4-II) |
| Suspensi | Independen Sepenuhnya (Double Wishbone Front, Multi-link Rear) |
| Fitur Interior | Kursi Recaro, Setir Nardi, Karpet Khusus Evolution |

Tips Membeli dan Merawat untuk Kolektor
Bagi Anda yang berencana untuk meminang Mitsubishi Pajero Evolution, ada beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan. Karena statusnya sebagai mobil homologasi yang diproduksi terbatas, ketersediaan suku cadang bodi sangatlah langka. Panel bodi lebar dan komponen suspensi ARM bersifat spesifik untuk model ini dan tidak bisa bertukar pakai dengan Pajero standar V20.
- Periksa Karat: Seperti mobil Jepang era 90-an lainnya, periksa bagian sasis dan titik-titik sambungan bodi dari korosi, terutama jika mobil berasal dari wilayah dengan musim dingin bersalju.
- Kondisi MIVEC: Pastikan sistem valve timing bekerja dengan halus tanpa suara berisik (ticking) yang berlebihan.
- Sistem 4WD: Tes semua mode pada tuas Super Select 4WD untuk memastikan aktuator vakum bekerja dengan sempurna saat berpindah dari 2H ke 4H atau 4LLc.
- Kelengkapan Interior: Pastikan kursi Recaro original masih ada, karena mencari unit pengganti yang orisinal sangat sulit dan mahal di pasar barang bekas.
Menimbang Nilai Koleksi Mitsubishi Pajero Evolution Saat Ini
Seiring dengan meningkatnya minat global terhadap kendaraan JDM (Japanese Domestic Market) yang unik, nilai pasar Mitsubishi Pajero Evolution terus merangkak naik secara signifikan. Jika beberapa tahun lalu mobil ini masih bisa didapatkan dengan harga yang masuk akal, kini statusnya telah bergeser menjadi instrumen investasi. Kelangkaannya, ditambah dengan sejarah kemenangan di Dakar, menjadikannya salah satu SUV paling dicari oleh kolektor kelas dunia.
Vonis akhirnya adalah, mobil ini bukan untuk semua orang. Jika Anda mencari kenyamanan suspensi udara modern atau efisiensi bahan bakar, lupakan mobil ini. Namun, jika Anda menginginkan sepotong sejarah otomotif yang bisa melibas rute offroad paling ekstrem di pagi hari dan menjadi pusat perhatian di pertemuan mobil JDM di sore hari, maka Mitsubishi Pajero Evolution adalah pilihan mutlak. Kendaraan ini tetap menjadi pengingat abadi bahwa Mitsubishi pernah berada di puncak rantai makanan dunia offroad, menciptakan standar yang bahkan sulit disamai oleh SUV modern masa kini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow