Jangan Sembarangan! Oli Mobil Ternyata Haram untuk Motor, Ini Alasannya

Jangan Sembarangan! Oli Mobil Ternyata Haram untuk Motor, Ini Alasannya

Smallest Font
Largest Font

Banyak pemilik motor yang bertanya-tanya, apakah oli mesin mobil bisa digunakan pada motor? Jawabannya, sebaiknya jangan! Oli mesin mobil dan motor memiliki perbedaan mendasar yang bisa berakibat fatal jika tertukar.

Mengapa Oli Mobil Tidak Cocok untuk Motor?

Dahulu, oli mesin mobil memang masih bisa digunakan untuk motor. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan standar emisi, oli mesin mobil kini mengandung zat aditif yang justru berbahaya bagi mesin motor.

Oli mesin mobil modern mengandung *friction modifier* yang berfungsi mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Zat ini sangat baik untuk mobil, tetapi justru merusak komponen mesin motor yang membutuhkan gesekan, seperti kopling.

Penggunaan oli mobil pada motor secara terus-menerus dapat menyebabkan keausan dini dan masalah pada sistem penggerak.

Perbedaan Mendasar Mesin Motor dan Mobil

Ada beberapa perbedaan signifikan antara mesin motor dan mobil yang membuat oli mesin keduanya tidak bisa saling menggantikan.

Putaran Mesin (RPM)

Mesin motor, terutama motor sport, memiliki putaran mesin yang jauh lebih tinggi dibandingkan mobil. Motor sport bisa mencapai 10.000 rpm, bahkan beberapa motor performa tinggi bisa mencapai 20.000 rpm. Sementara itu, mobil biasanya hanya mencapai 6.000-7.000 rpm.

Suhu Mesin

Mesin motor menghasilkan panas yang lebih tinggi dibandingkan mobil. Mesin mobil dengan pendingin air, kipas, dan radiator biasanya mencapai suhu 112°C. Sementara itu, mesin Harley-Davidson bisa mencapai suhu 215°C.

Tekanan pada Komponen Internal

Putaran mesin yang tinggi dan suhu yang ekstrem memberikan tekanan yang lebih besar pada komponen internal mesin motor. Kondisi ini membuat oli mesin motor harus memiliki formula khusus agar mampu melindungi komponen dari keausan.

Akibat Penggunaan Oli Mobil pada Motor

Berikut adalah beberapa akibat yang bisa terjadi jika Anda menggunakan oli mesin mobil pada motor:

  • Keausan dini pada komponen mesin
  • Masalah pada sistem kopling
  • Oli cepat menguap dan kehilangan viskositas
  • Pembentukan busa pada oli yang menghambat pelumasan
  • Mesin motor menjadi lebih cepat panas

Berikut ini adalah tabel perbandingan antara mesin mobil dan motor :

FiturMesin MobilMesin Motor
Putaran Mesin (RPM)6.000-7.000Hingga 20.000
Suhu Mesin± 112°CHingga 215°C
Tekanan pada KomponenSedangTinggi

Oli Motor Diformulasikan Khusus

Oli motor diformulasikan khusus untuk mengatasi kondisi ekstrem pada mesin motor. Oli motor memiliki viskositas yang lebih stabil pada suhu tinggi dan mengandung aditif yang melindungi komponen dari gesekan dan keausan.

Selain itu, oli motor juga mengandung *dispersant* yang lebih tinggi untuk membersihkan kotoran dan menjaga kebersihan mesin.

Standar JASO pada Oli Motor

Oli motor yang baik harus memenuhi standar Japanese Automotive Standards Organization (JASO). Standar JASO membagi oli motor menjadi dua kategori, yaitu untuk motor 2-tak dan 4-tak.

Oli motor dengan standar JASO biasanya memiliki label MA, MA1, atau MA2 pada kemasannya. Pastikan Anda memilih oli dengan standar JASO yang sesuai dengan jenis motor Anda.

Berikut adalah tabel standar JASO untuk motor 4-tak:

Standar JASOKeterangan
MAUntuk motor dengan kopling basah
MA1Untuk motor dengan performa standar
MA2Untuk motor dengan performa tinggi

Jenis-Jenis Oli Motor

Oli motor tersedia dalam tiga jenis, yaitu konvensional, semi-sintetis, dan sintetis penuh. Oli sintetis penuh menawarkan perlindungan terbaik, tetapi juga memiliki harga yang paling mahal.

Sebaiknya, gunakan oli dengan viskositas yang direkomendasikan oleh pabrikan motor Anda. Jika Anda menggunakan mesin yang sudah dimodifikasi, Anda bisa menggunakan oli dengan viskositas yang berbeda.

Berikut adalah tabel perbedaan jenis oli motor :

Jenis OliKelebihanKekurangan
KonvensionalHarga terjangkauPerlindungan kurang optimal
Semi-SintetisHarga menengah, perlindungan cukup baikTidak sebaik oli sintetis
Sintetis PenuhPerlindungan terbaikHarga paling mahal

Pentingnya Memperhatikan Volume Oli

Mesin motor biasanya memiliki *sump* (bak oli) yang lebih kecil dibandingkan mobil. Artinya, volume oli yang bersirkulasi juga lebih sedikit. Jika Anda menggunakan oli mobil, panas ekstrem dan volume oli yang sedikit akan membuat oli cepat rusak dan kehilangan kemampuannya untuk melindungi mesin.

AspekOli MotorOli Mobil
Friction ModifierRendah atau tidak adaTinggi
ViskositasStabil pada suhu tinggiCenderung menurun pada suhu tinggi
Aditif DispersanTinggiRendah
Standar JASOWajibTidak ada
Volume SumpKecilBesar

Kesimpulan

Jangan pernah menggunakan oli mesin mobil pada motor Anda. Gunakan oli motor yang diformulasikan khusus dan memenuhi standar JASO agar mesin motor Anda tetap awet dan performanya optimal.

Tips Memilih Oli Motor yang Tepat

  • Perhatikan standar JASO
  • Pilih viskositas yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan
  • Gunakan oli sintetis untuk perlindungan terbaik
  • Ganti oli secara teratur

Dampak Jangka Panjang

Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan komponen internal mesin dalam jangka panjang. Biaya perbaikan yang harus dikeluarkan juga bisa sangat besar. Oleh karena itu, selalu gunakan oli yang direkomendasikan untuk motor Anda.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow