Robotaxi Tesla Jauh dari Target, Hanya Ada Puluhan Unit Beroperasi?
- Jumlah Armada Robotaxi Tesla Jauh di Bawah Target
- Masalah dan Investigasi Robotaxi Tesla
- Perbandingan dengan Kompetitor
- Ancaman Terhadap Pelacak Robotaxi
- Kinerja Armada Robotaxi Tesla
- Investigasi Keselamatan oleh NHTSA
- Reaksi Elon Musk
- Perbandingan Jumlah Kecelakaan Robotaxi
- Potensi Dampak Jangka Panjang
Ambisi Tesla untuk layanan robotaxi tampaknya masih jauh dari kenyataan. Armada mobil otonom mereka jauh lebih kecil dari yang dijanjikan CEO Elon Musk untuk akhir tahun 2025. Seorang mahasiswa teknik Texas A&M bahkan membuat pelacak online yang mengungkap fakta mengejutkan.
Jumlah Armada Robotaxi Tesla Jauh di Bawah Target
Pelacak tersebut, yang menggunakan API aplikasi robotaxi Tesla, menemukan bahwa hanya 34 unit Model Y yang beroperasi di Austin, Texas. Angka ini sangat kontras dengan klaim Musk sebelumnya, yang menjanjikan 500 robotaxi pada akhir tahun ini.
Bahkan jika digabungkan dengan 128 kendaraan (dengan pengemudi manusia) di wilayah San Francisco Bay Area, Tesla masih jauh dari target. Lebih buruk lagi, pelacak menunjukkan bahwa hanya sekitar lima Model Y yang tersedia atau digunakan setiap saat di Austin.
Ethan McKenna, pembuat pelacak berusia 19 tahun, mengatakan kepada Electrek:
"..."
Masalah dan Investigasi Robotaxi Tesla
Layanan robotaxi Tesla memang tidak berjalan mulus sejak diluncurkan pada bulan Juni. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) membuka investigasi setelah robotaxi diduga melanggar peraturan lalu lintas pada hari pertama operasinya.
Tesla kemudian melaporkan tiga kecelakaan kepada badan tersebut, semuanya terjadi pada bulan September. Ironisnya, semua ini terjadi saat pengawas keselamatan berada di dalam kendaraan Tesla untuk mencegah insiden semacam itu. Saat ini, Tesla sedang menguji operasi tanpa pengemudi di Austin dengan harapan dapat memenuhi janji Musk lainnya.
Perbandingan dengan Kompetitor
Tesla tampaknya melakukan segala cara untuk membuat layanan robotaxi-nya tampak sukses dibandingkan dengan para pesaingnya yang lebih mapan. Armada Tesla sangat kecil dibandingkan dengan Waymo, yang memiliki setidaknya 2.000 kendaraan yang beroperasi di empat wilayah metropolitan.
Berikut perbandingan jumlah armada robotaxi Tesla dan Waymo:
| Perusahaan | Jumlah Kendaraan | Wilayah Operasi |
|---|---|---|
| Tesla | 34 (Austin) + 128 (San Francisco, dengan pengemudi) | Austin, San Francisco |
| Waymo | 2,000+ | 4 wilayah metropolitan |
Ancaman Terhadap Pelacak Robotaxi
Semoga Musk tidak mencoba menutup pelacak robotaxi seperti yang dia lakukan terhadap akun @ElonJet. Sebelumnya, Musk marah besar kepada seorang remaja berusia 19 tahun lainnya yang menggunakan data pelacakan penerbangan yang tersedia untuk umum untuk memposting penerbangan jet pribadinya di Twitter.
Upaya Pembungkaman dan Pembelian Twitter
Musk mencoba membayar remaja itu $5.000 untuk menutup akun tersebut pada tahun 2022. Namun, Musk kemudian membeli platform media sosial tersebut dan melarang @ElonJet meskipun sebelumnya menyatakan bahwa dia tidak akan menutup akun tersebut.
Kinerja Armada Robotaxi Tesla
Data dari pelacak robotaxi mengungkapkan beberapa informasi penting mengenai kinerja armada Tesla di Austin. Berikut rinciannya:
| Lokasi | Jumlah Armada | Jumlah unit aktif |
|---|---|---|
| Austin, Texas | 34 Unit Model Y | ~5 Unit |
Evaluasi Target Awal
Target awal yang ditetapkan Elon Musk sebanyak 500 unit pada akhir tahun 2025 tidak tercapai, dengan selisih yang sangat signifikan.
Investigasi Keselamatan oleh NHTSA
NHTSA melakukan investigasi mendalam terhadap layanan robotaxi Tesla, terutama setelah insiden pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang melibatkan kendaraan otonom tersebut.
Temuan Investigasi Awal
Investigasi difokuskan pada sistem kemudi otomatis dan kemampuan kendaraan untuk mematuhi rambu lalu lintas.
Reaksi Elon Musk
Elon Musk belum memberikan pernyataan resmi terkait data pelacak robotaxi dan investigasi yang dilakukan oleh NHTSA.
Dampak pada Saham Tesla
Belum ada indikasi penurunan saham tesla akibat berita ini.
Perbandingan Jumlah Kecelakaan Robotaxi
Berikut ini perbandingan jumlah kecelakaan antara robotaxi Tesla dan Waymo dalam periode waktu yang sama:
| Perusahaan | Jumlah Kecelakaan |
|---|---|
| Tesla Robotaxi | 3 (September 2025) |
| Waymo | Data tidak tersedia |
*Catatan: Data Waymo tidak tersedia untuk periode waktu yang sama.
Potensi Dampak Jangka Panjang
Kegagalan Tesla dalam mencapai target armada robotaxi dan masalah keselamatan yang muncul dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen dan investor terhadap teknologi otonom Tesla.
Masa Depan Robotaxi Tesla
Masa depan robotaxi Tesla bergantung pada kemampuan perusahaan untuk mengatasi masalah keselamatan, meningkatkan kinerja teknologi otonom, dan memperluas armada mereka secara signifikan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow