NASA Latihan Misi Artemis II ke Bulan, Terbang Awal 2026!
- Simulasi Peluncuran Artemis II
- Tujuan Misi Artemis II
- Perbandingan dengan Program Apollo
- Jadwal Artemis III dan Kendala
- Potensi Penundaan dan Kontrak Pendarat
- Sejarah Program Apollo
- Dukungan Pemerintah dan Tantangan Pendanaan
- Peran Artemis II dalam Program Lunar
- Implikasi Terhadap Eksplorasi di Masa Depan
- Tantangan Pengembangan Pendarat
- Masa Depan Misi ke Bulan
Sambil banyak orang sibuk membeli kado Natal, NASA menyelesaikan latihan penting untuk misi berawak ke Bulan, Artemis II. Uji hitung mundur dilakukan sebagai persiapan peluncuran yang dijadwalkan awal 2026, membawa empat astronot terbang di sekitar Bulan. Misi ini menjadi yang pertama bagi NASA mengirim astronot dekat Bulan sejak Apollo 17 tahun 1972.
Simulasi Peluncuran Artemis II
Simulasi ini melibatkan tim peluncuran dan kendali penerbangan NASA, menjalankan 5,5 jam terakhir hari peluncuran. Astronot Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen mengenakan pakaian antariksa dan masuk ke kapsul Orion, seolah akan lepas landas. Perbedaan utama, roket masih di dalam Gedung Perakitan Kendaraan, bukan di landasan peluncuran Kennedy Space Center.
Administrator NASA, Jared Isaacman, menyatakan uji coba ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan Amerika menuju landasan peluncuran.
"Uji coba ini menandai berlalunya tonggak penting dalam perjalanan Amerika ke landasan peluncuran. Kami memiliki banyak lagi yang harus dilakukan, tetapi saya terdorong oleh keahlian dan ketelitian yang ditunjukkan oleh tim kami saat kami melanjutkan warisan eksplorasi bulan NASA yang ambisius," kata Jared Isaacman.
Tujuan Misi Artemis II
Penerbangan lintas dekat Bulan Artemis II menjadi uji krusial roket Space Launch System dan pesawat ruang angkasa Orion. Artemis III direncanakan menjadi pendaratan pertama NASA di Bulan sejak 1972. Progresi misi ini menyerupai program Apollo, dengan dua misi berawak sebelum Apollo 11.
Perbandingan dengan Program Apollo
Pada Desember 1968, Apollo 8 menandai debut roket Saturn V, mengorbit Bulan 10 kali sebelum kembali ke Bumi. Apollo 10 meluncur pada Mei 1969 sebagai latihan pendaratan di Bulan.
Jadwal Artemis III dan Kendala
Jeda antara Apollo 10 dan Apollo 11 hanya dua bulan. Namun, jeda antara Artemis II dan Artemis III akan lebih lama. NASA memperkirakan pendaratan berikutnya di Bulan terjadi pertengahan 2027, setidaknya setahun setelah penerbangan lintas. Jadwal ini bergantung pada tidak adanya penundaan lebih lanjut.
Saat ini belum ada pendarat untuk Artemis III, karena pengembangan pendarat berbasis Starship SpaceX tertunda. NASA membuka kembali kompetisi kontrak pendarat pada Oktober. Ada juga kemungkinan Artemis III membatalkan pendaratan.
Potensi Penundaan dan Kontrak Pendarat
Pengembangan pendarat Starship oleh SpaceX mengalami keterlambatan, meskipun Elon Musk mengklaim perusahaannya dapat mencapai Bulan lebih murah dan cepat dari NASA. Kontrak pendarat NASA dibuka kembali pada Oktober.
Kemungkinan Misi Tanpa Pendaratan
Terdapat pula kemungkinan bahwa Artemis III akan dilaksanakan tanpa pendaratan di permukaan Bulan sama sekali.
Sejarah Program Apollo
Program Apollo menjadi tonggak penting dalam sejarah penjelajahan ruang angkasa. Berikut rincian misi-misi penting dalam program tersebut:
| Misi | Tanggal | Tujuan |
|---|---|---|
| Apollo 8 | Desember 1968 | Orbit Bulan (10 kali) |
| Apollo 10 | Mei 1969 | Latihan pendaratan di Bulan |
| Apollo 11 | Juli 1969 | Pendaratan pertama di Bulan |
Dukungan Pemerintah dan Tantangan Pendanaan
Mantan Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif menuntut NASA mendarat di Bulan pada tahun 2028. Perintah tersebut tidak membawa pendanaan tambahan.
Berikut ini lini masa yang diharapkan untuk misi Artemis:
| Misi | Target Waktu | Catatan |
|---|---|---|
| Artemis II | Awal 2026 | Penerbangan lintas dekat Bulan berawak |
| Artemis III | Pertengahan 2027 | Pendaratan di Bulan (kemungkinan) |
Peran Artemis II dalam Program Lunar
Artemis II akan membantu menguji sistem penting dan memberikan data penting sebelum upaya pendaratan yang direncanakan dengan Artemis III.
Pengujian Sistem Roket dan Pesawat Ruang Angkasa
Misi Artemis II direncanakan untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap Space Launch System (SLS) dan pesawat ruang angkasa Orion di lingkungan ruang angkasa yang mendekati kondisi operasional.
Implikasi Terhadap Eksplorasi di Masa Depan
Keberhasilan misi Artemis II penting untuk membuka jalan bagi misi berawak di masa depan ke Bulan dan sekitarnya.
Berikut adalah perbandingan waktu antara misi Apollo dan Artemis:
| Program | Waktu Antara Misi |
|---|---|
| Apollo 10 dan Apollo 11 | 2 bulan |
| Artemis II dan Artemis III (diharapkan) | > 1 tahun |
Tantangan Pengembangan Pendarat
Keterlambatan dalam pengembangan pendarat oleh SpaceX telah menimbulkan ketidakpastian mengenai jadwal untuk Artemis III.
Kompetisi untuk Kontrak Pendarat
NASA telah membuka kembali kompetisi untuk kontrak pendarat, yang menunjukkan bahwa mereka mencari opsi alternatif untuk pendaratan di Bulan.
Berikut ini tabel yang merangkum tonggak utama dalam program Artemis:
| Tonggak | Tanggal | Keterangan |
|---|---|---|
| Uji Demonstrasi Hitung Mundur Artemis II | Akhir 2025 | Simulasi penting sebelum peluncuran |
| Peluncuran Artemis II | Awal 2026 | Penerbangan lintas dekat Bulan berawak |
| Pendaratan Artemis III (Ditargetkan) | Pertengahan 2027 | Upaya untuk mendarat di Bulan |
Masa Depan Misi ke Bulan
Meskipun ada tantangan, NASA tetap berkomitmen untuk membangun kehadiran berkelanjutan di Bulan dan menggunakan apa yang telah dipelajari untuk mempersiapkan misi berawak ke Mars.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow